Kamis, 17 September 2015

Beberapa pertanyaan dari orang, saya akan menjawab pertanyaan itu.

1. Bagaimana kehidupanmu dalam kondisi kekurangan pendengaran (Tunarungu) selama ini? 
Jawaban : Ingatlah ini sebelum memakai ABD, menurut saya merasa dunia biasa saja seperti pada umumnya. Tetapi setelah memakai ABD saya merasa kaget dengar suara tidak ada bunyi tapi saya memperingatkan agar lebih waspada dan berhati-hati soalnya saya berjalan di tempat umum, kok bedanya jika tidak memakai ABD, saya merasa lebih bebas dan sedikit tak peduli terhadap sekeliling ku. Sebab saya menjadi anak Tunarungu ceritanya.. Pada saat mama saya hamil 4 bulan mama saya terkena cacar rubella .. itulah sebab mengapa saya menjadi Tunarungu .. namun saya tetapi bersyukur dengan kondisi saya hingga saat ini . .

2. Apakah ada masalah selama menjalani  kehidupan ini? Masalah apa yang paling sulit yang kamu hadapi?
Jawaban : Benar, ada beberapa banyak masalah kebisingan tidak hanya merupakan masalah di sekitar yang sangat sulit ada berkomunikasi di luar lingkungan. Namun, seumur hidupnya. Sejak menginjak usia pra-remaja, itu saya merasa punya banyak masalah. Tetapi yang membuatku sadar diri dan lebih percaya diri / bertanggung jawab untuk menjalani kehidupan ini. Tapi cukup berkomunikasi atau tulisan mau pun hanya mencoba berkomunikasi dengan di luar dan menghilangkan rasa minder. Tapi reaksi berlebih mereka adalah pendapat itulah yang bisa hak mereka sih . . .

3. Bagaimana cara kamu mengatasinya? Siapakah yang pertama kali kamu minta bantuannya?
Jawaban : Mm, memikirkan masalah yang dibicarakan dalam komunikasi satu dengan lain ini tak dapat saya pahami apa yang kemudian menjadi bingung mau pun mencari tahu perlakukan orang lain sebagaimana diperlukan saya sering meminta bantuan teman yang lebih dewasa berada dekat atau keluarga maka saya mengikuti peraturan apa yang belajar tahu, cara berusaha berpikir positif bahwa saya bisa melaluinya dengan baik. Jika masalah ringan biasanya curhat sedikit sama teman sejati & sahabatku karena sedikit pusing. Masalah antar pribadi dan cukup berat . .                                                                      

4. Apakah kamu pernah merasa diperhatikan oleh orang-orang di sekelilingmu? Seperti di rumah, sekolah, atau tempat yang kamu biasa kunjungi. Seperti apa bentuk perhatiannya?
Jawaban : Ya, mereka memperhatikanku dengan berbagai cara dan pengetahuan. Mereka sering memberitahu padaku mengerti kalau sibuk bagi-bagi tugas dan pekerjaan rumah / mahu mengobrol denganku bahkan saya sering ditertawakan sampai lelah nih, apalagi saya kurang tahu karena belum banyak pengalaman lebih jauh dengan mereka tetapi yang pasti mereka tampak peduli denganku . .

5. Bagaimana reaksi teman-temanmu terhadap kondisimu?
Jawaban : Hm. Biasa saja karena semua sudah tahu kondisi saya. Mereka saya ajari bahasa isyarat dengan begitu kita semua sangat mudah berkomunikasi . .

6. Apa yang kamu harapkan dari orang-orang yang ada di sekitarmu atau di tempat-tempat umum?
Jawaban : Oh ya, saya berharap meskipun mereka dengar mereka tetap bisa menghargai aku dan peduli padaku seperti pada umumnya orang yang dengar dan tidak membeda-bedakan. Dan tetapi ingin berbagi cerita selayaknya orang yang dengar serta tidak mengesampingkanku . .

7. Apa harapanmu yang ingin kamu capai sebagai anak Tunarungu?
Jawaban : Saya berharap tetap ingin menikah dan hidup bahagia sebagaimana mestinya. Serta selalu berfikir positif atau apa yang menimpaku, untuk mewujudkan harapanku aku akan berusaha dan berdoa kepada Allah.. agar harapanku kan terpenuhi .. Amen :)

8. Menurut kamu, siapa saja yang menyayangimu? Apa bentuk rasa kasih sayang itu? 
Jawaban : Semua anggota keluarga dan teman-temanku yang selalu memberi perhatian dan kasih sayang serta mengajarkan tentang kehidupan yang sebenarnya yang harus kujalani sendiri untuk menghadapi masa depan yang cerah . .

9. Apa motivasi kamu untuk tetap maju dan percaya diri selama menjalani kehidupan ini? 
Jawaban : Ya, saya hanya bersikap cuek sedikit dengan kehidupan di sekitarku dan terus berkarya dengan hal-hal yang positif, terutama mencari pengalaman bersama teman-teman ini.

10. Pernahkah kamu merasa bersyukur untuk hidup meski kamu mempunyai kekurangan? 
Jawaban : Ya pernah .. saya sangat bersyukur karena tidak bisa mendengar. Memang aku sering bercerita dengan orang tuaku dan menurutku betapa berbahayanya kehidupan diluar sana, aku bersyukur padaMU Tuhan karena kau berikan aku kelebihan bagiku (tidak bisa mendengar dan berbicara) sehingga aku tidak terlalu memperdulikan kehidupan diluar. Saya memiliki kehidupan sendiri bersama teman-temanku berkelana mencari pengalaman dan mensyukuri nikmat yang telah Tuhan berikan yaitu kesehatan keutuhan dan ilmu kepadaku dan teman-temanku (tunarungu). Saya akan terus berusaha untuk menghadapi masa depanku agar aku bisa mandiri …

11. Apa cita-citamu di masa depan?
Jawaban : Dulu aku ingin menjadi polisi, namun dengan keterbatasanku ini polisi hanyalah sekedar cita-cita. Saya hanya bisa memiliki keinginan untuk menjadi polisi tanpa mewujudkannya. Saat sekarang aku menjadi orang yang suka komputer yang Insya Allah bisa mengoperasikan apa saja.. Semoga keahlianku ini bisa meniadi berkah untukku di masa depan nanti .. ^_^>












Nabilah Sulistyani Putri, 20 tahun, Surakarta.